Makanan Sehat Untuk Penderita Diabet -
Anda tertarik dengan judul ini? Apakah Anda penderita diabetes? Atau,
orang yang Anda sayangi menderita diabetes? Berdamai dengan diabetes melitus,
apa pun tipe diabetes yang diderita baik tipe 1 maupun 2, tidaklah
sulit selama Anda tahu apa yang harus dilakukan dan tak boleh dilakukan
Atau jelasnya mengetahui asapan makanan yang dianjurkan dan pantangan
nya.
Menderita
diabetes terkadang menjadi salah satu alasan untuk membatasi menu
makanan, terutama menu makanan dengan kandungan gula dan kalori yang
tinggi. Hal ini memang disarankan, mengingat peningkatan kadar gula pada
pasien diabetes biasa berdampak pada tingkat kronis penyakitnya. Oleh
karena tingginya kebutuhan penderita diabetes atas menu makanan sehat
bagi mereka, banyak ahli gizi yang membuatkan konsep menu sarapan sehat
bagi penderita diabetes.
Makanan Untuk Penderita Diabetes
1. Air putih
Ya, air adalah sumber kehidupan. Air putih memiliki peranan besar dalam membantu memperlancar metabolisme tubuh kita. Air putih juga memiliki peranan besar dalam melarutkan racun-racun dan lemak jahat dalam tubuh kita. Ketika merasa haus, biasakanlah untuk memilih air putih, bukan air manis atau minuman soda.
Ya, air adalah sumber kehidupan. Air putih memiliki peranan besar dalam membantu memperlancar metabolisme tubuh kita. Air putih juga memiliki peranan besar dalam melarutkan racun-racun dan lemak jahat dalam tubuh kita. Ketika merasa haus, biasakanlah untuk memilih air putih, bukan air manis atau minuman soda.
2. Roti Gandum
Banyak penderita diabetes yang salah kaprah mengenai kentang. Mereka menganggap makanan ini sehat dan aman untuk penderita diabetes. Padahal kentang termasuk makanan yang harus dihindari karena memiliki indeks glikemik yang tinggi. Makanan pokok alternatif yang lebih baik untuk penderita diabetes adalah roti gandum. Anda bisa mengonsumsi roti gandum sebagai makanan pokok pengganti nasi atau roti putih.
Banyak penderita diabetes yang salah kaprah mengenai kentang. Mereka menganggap makanan ini sehat dan aman untuk penderita diabetes. Padahal kentang termasuk makanan yang harus dihindari karena memiliki indeks glikemik yang tinggi. Makanan pokok alternatif yang lebih baik untuk penderita diabetes adalah roti gandum. Anda bisa mengonsumsi roti gandum sebagai makanan pokok pengganti nasi atau roti putih.
Roti gandum terbuat dari gandum utuh yang kaya akan serat dan nutrisi
lain seperti asam lemak omega-3, chromium, folat dan magnesium.
Berbagai penelitian membuktikan bahwa gandum utuh efektif dalam
mengurangi resiko penyakit diabetes dan jantung. Serat pada roti gandum
sangat baik bagi penderita diabetes karena mampu menghambat pelepasan
kadar gula di dalam darah. Jadi, sakit diabetes atau tidak, roti gandum
sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari sebagai pengganti nasi, kentang
atau roti putih.
3. Ikan
Penderita diabetes sangat disarankan makan ikan, jadi bersyukurlah jika anda memang suka makan ikan. Jika lemak pada daging sebaiknya dihindari, tidak demikian halnya dengan lemak ikan. Ikan berlemak seperti patin, tuna, salmon, mackarel dan ikan hering mengandung banyak lemak omega-3 yang berkhasiat memperlancar pembuluh areteri dengan menghajar lemak jahat dan plak yang menempel. Omega-3 juga mampu mengurangi kadar trigliserida dalam darah, sekaligus meningkatkan kadar lemak baik alias HDL. Satu hal penting yang perlu diingat, ikan sebaiknya tidak digoreng, melainkan dimasak dengan cara lain seperti di-pepes, dikukus, dibuat sup dan lainnya.
Penderita diabetes sangat disarankan makan ikan, jadi bersyukurlah jika anda memang suka makan ikan. Jika lemak pada daging sebaiknya dihindari, tidak demikian halnya dengan lemak ikan. Ikan berlemak seperti patin, tuna, salmon, mackarel dan ikan hering mengandung banyak lemak omega-3 yang berkhasiat memperlancar pembuluh areteri dengan menghajar lemak jahat dan plak yang menempel. Omega-3 juga mampu mengurangi kadar trigliserida dalam darah, sekaligus meningkatkan kadar lemak baik alias HDL. Satu hal penting yang perlu diingat, ikan sebaiknya tidak digoreng, melainkan dimasak dengan cara lain seperti di-pepes, dikukus, dibuat sup dan lainnya.
4. Buncis
Selain kandungan karbohidratnya yang rendah, Buncis juga kaya akan serat dan nutrisi, yang berkhasiat dalam memperlancar pencernaan sekaligus menjaga kadar gula darah tetap rendah setelah makan. Ketika hendak memasak sayur, buncis bisa dijadikan pilihan menu yang baik bagi penderita diabetes.
Selain kandungan karbohidratnya yang rendah, Buncis juga kaya akan serat dan nutrisi, yang berkhasiat dalam memperlancar pencernaan sekaligus menjaga kadar gula darah tetap rendah setelah makan. Ketika hendak memasak sayur, buncis bisa dijadikan pilihan menu yang baik bagi penderita diabetes.
5. Kacang-kacangan
Pada dasarnya semua jenis kacang-kacangan merupakan makanan yang baik bagi penderita diabetes karena mampu menjaga berat badan sekaligus mengontrol kadar gula dalam darah. Kacang mengandung omega-3, yaitu lemak baik yang tidak hanya berkhasiat sebagai obat penyakit jantung, tapi juga mampu mengurangi resistensi insulin. Selain itu, kacang juga kaya akan serat, vitamin E dan magnesium.
Pada dasarnya semua jenis kacang-kacangan merupakan makanan yang baik bagi penderita diabetes karena mampu menjaga berat badan sekaligus mengontrol kadar gula dalam darah. Kacang mengandung omega-3, yaitu lemak baik yang tidak hanya berkhasiat sebagai obat penyakit jantung, tapi juga mampu mengurangi resistensi insulin. Selain itu, kacang juga kaya akan serat, vitamin E dan magnesium.
Jadi, ketika Anda ingin ngemil, kacang-kacangan seperti selai kacang,
kacang tanah, kacang polong, kenari dan kacang merah bisa dijadikan
pilihan yang bijaksana. Kacang polong misalnya, mengandung serat dan
juga kalsium, satu jenis mineral yang dapat membantu membakar lemak
tubuh. Ketika mengonsumsi kacang-kacangan, pastikan kacang tersebut
tidak terlalu banyak mengandung garam ataupun gula.
6. Cabai
Berbahagialah mereka yang menyukai makanan pedas. Hal ini karena cabai pada dasarnya makanan yang menyehatkan. Selain sebagai anti kanker dan mengandung banyak antioksidan, senyawa capsaicin yang memberi rasa pedas pada cabai ternyata juga bermanfaat dalam membakar lemak, kalori, serta meningkatkan metabolisme tubuh. Cabai juga terbukti efektif dalam mengurangi resiko obesitad dan meningkatkan ketahanan insulin.
Berbahagialah mereka yang menyukai makanan pedas. Hal ini karena cabai pada dasarnya makanan yang menyehatkan. Selain sebagai anti kanker dan mengandung banyak antioksidan, senyawa capsaicin yang memberi rasa pedas pada cabai ternyata juga bermanfaat dalam membakar lemak, kalori, serta meningkatkan metabolisme tubuh. Cabai juga terbukti efektif dalam mengurangi resiko obesitad dan meningkatkan ketahanan insulin.
Namun perlu diingat, khasiat abai ini akan menjadi sia-sia jika anda
menyantapnya bersama gorengan atau disajikan dalam makanan berlemak
seperti pada masakan Padang. Cobalah konsumsi cabai dalam campuran
pepes, sop, atau sambal.
7. Dada ayam
Siapa bilang penderita diabetes tidak boleh makan enak? Pingin makan daging? selain ikan, dada ayam juga merupakan makanan aman untuk penderita diabetes. Dibandingkan bagian tubuh yang lain, dada ayam relatif rendah lemak dan kalori. Satu porsi ayam dengan berat 300 gram hanya mengandung 142 kalori dan 3 gram lemak. Yang penting, dada ayam ini tidak digoreng.
Siapa bilang penderita diabetes tidak boleh makan enak? Pingin makan daging? selain ikan, dada ayam juga merupakan makanan aman untuk penderita diabetes. Dibandingkan bagian tubuh yang lain, dada ayam relatif rendah lemak dan kalori. Satu porsi ayam dengan berat 300 gram hanya mengandung 142 kalori dan 3 gram lemak. Yang penting, dada ayam ini tidak digoreng.
8. Susu bebas lemak dan yogurt
Selain ikan dan dada ayam, produk hewani lain yang aman untuk dikonsumsi adalah susu tanpa lemak dan yogurt. produk makanan ini kaya akan kalsium dan vitamin D yang membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan ketahanan insulin. Jangan lupa, susu yang dikonsumsi adalah susu tanpa lemak, bukan susu full cream.
Selain ikan dan dada ayam, produk hewani lain yang aman untuk dikonsumsi adalah susu tanpa lemak dan yogurt. produk makanan ini kaya akan kalsium dan vitamin D yang membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan ketahanan insulin. Jangan lupa, susu yang dikonsumsi adalah susu tanpa lemak, bukan susu full cream.
9. Buah dan Sayuran
Sebagian besar buah dan sayuran sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Buah-buahan seperti pepaya, jeruk, buah berry, tomat memang rasanya manis dan nikmat. Tapi jangan khawatir, karena buah tersebut tidak banyak mengandung gula yang bisa membahayakan penderita diabetes. Buah-buahan banyak mengandung vitamin penting dan antioksidan yang diperlukan tubuh.
Sebagian besar buah dan sayuran sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Buah-buahan seperti pepaya, jeruk, buah berry, tomat memang rasanya manis dan nikmat. Tapi jangan khawatir, karena buah tersebut tidak banyak mengandung gula yang bisa membahayakan penderita diabetes. Buah-buahan banyak mengandung vitamin penting dan antioksidan yang diperlukan tubuh.
Sedangkan konsumsi sayuran juga sangat penting karena kandungan
serat-nya mampu mengontrol dan mengikat karbohidrat dalam tubuh. Sayuran
memang merupakan sumber serat, mineral dan vitamin. Beberapa sayuran
yang dianjurkan bagi penderita diabetes antara lain paprika, kubis,
bayam, brokoli, buncis, dan wortel. Hasil riset membuktikan bahwa
sayuran berdaun hijau mampu menurunkan risiko diabetes
10. Cokelat hitam
Hati-hatilah dengan banyak klaim yang menyebutkan bahwa coklat baik untuk kesehatan. Tidak semua jenis coklat baik untuk kita konsumsi. Kebanyakan coklat yang kita beli di supermarket justru cokelat yang menandung banyak gula. Coklat terbaik untuk penderita diabetes adalah jenis cokelat hitam alias dark chocolate. Disebut cokelat hitam karena mengandung bubuk cokelat lebih banyak dari cokelat lainnya. Cokelat jenis ini kaya akan antioksidan flaconoid yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol yang baik, sekaligus mengurangi tekanan darah dalam tubuh kita.
Hati-hatilah dengan banyak klaim yang menyebutkan bahwa coklat baik untuk kesehatan. Tidak semua jenis coklat baik untuk kita konsumsi. Kebanyakan coklat yang kita beli di supermarket justru cokelat yang menandung banyak gula. Coklat terbaik untuk penderita diabetes adalah jenis cokelat hitam alias dark chocolate. Disebut cokelat hitam karena mengandung bubuk cokelat lebih banyak dari cokelat lainnya. Cokelat jenis ini kaya akan antioksidan flaconoid yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol yang baik, sekaligus mengurangi tekanan darah dalam tubuh kita.
11. Oat
Bagi sebagian orang, oatmeal memang rasanya tidak enak, seperti bubur yang lengket. Padahal oat termasuk makanan yang sangat menyehatkan. Makanan ini dapat membantu menjaga kadar kolsterol dan gula darah daam tubuh agar tetap normal. Selain kaya akan serat, oat juga mengandung banyak jenis mineral seperti magnesium, protein, fosfor dan vitamin B1, yang berperan penting dalam memproduksi energi. Membiasakan diri sarapan dengan oatmeal merupakan pilihan yang baik untuk mereka yang sehat maupun menderita penyakit diabetes.
Bagi sebagian orang, oatmeal memang rasanya tidak enak, seperti bubur yang lengket. Padahal oat termasuk makanan yang sangat menyehatkan. Makanan ini dapat membantu menjaga kadar kolsterol dan gula darah daam tubuh agar tetap normal. Selain kaya akan serat, oat juga mengandung banyak jenis mineral seperti magnesium, protein, fosfor dan vitamin B1, yang berperan penting dalam memproduksi energi. Membiasakan diri sarapan dengan oatmeal merupakan pilihan yang baik untuk mereka yang sehat maupun menderita penyakit diabetes.
12. Minyak zaitun
Siapa yang tidak kenal dengan kehebatan minyak zaitun? jenis minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan. Lemak tak jenuh ini berkhasiat mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu menjaga gula darah stabil dengan mengurangi resistensi insulin.
Siapa yang tidak kenal dengan kehebatan minyak zaitun? jenis minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan. Lemak tak jenuh ini berkhasiat mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu menjaga gula darah stabil dengan mengurangi resistensi insulin.
Tipe 1:
Diabetes karena tubuh tidak memproduksi insulin sehingga penderita harus disuntik insulin setiap hari untuk mengendalikan kadar gula darah. Diabetes tipe 1 terjadi pada anak-anak dan remaja dan perkembangannya berlangsung cepat.Tipe 2:
Pada diabetes tipe 2, pankreas memproduksi insulin, namun sel-sel tubuh tidak meresponnya secara normal. Jenis diabetes ini biasanya terkait dengan kegemukan dan beberapa kasus kehamilan serta baru berjangkit pada usia di atas 40 tahun.Kadar gula darah tinggi secara lambat laun akan mengakibatkan kerusakan pembuluh darah dan saraf yang mengakibatkan gangguan fungsi mata, ginjal dan saraf serta meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan impotensi.
Gejala diabetes
Pada diabetes tipe 2, kontrol gula darah dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan pola makan. Menurut berbagai penelitian, perubahan tersebut terbukti efektif menekan risiko diabetes. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menyadari bila diabetes sudah ada dalam diri Anda. Sekitar 8.6% penduduk Indonesia menurut WHO mengidap diabetes, sayangnya banyak yang tidak menyadari sampai kasusnya menjadi kronis.Seseorang dikatakan menderita diabetes bila kadar gula dalam darahnya di atas 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tidak puasa). Namun, kebanyakan gejala diabetes baru terlihat bila gula darah sudah di atas 270 mg/dl. Jangan mengandalkan gejala untuk mengetahui kehadiran diabetes. Satu-satunya cara yang akurat untuk mengetahuinya adalah dengan tes darah dan urin.
Gejala atau tanda-tanda diabetes yang umum terjadi adalah:
- Dehidrasi
- Rasa haus terus-menerus
- Peningkatan frekuensi kencing
- Kelelahan
- Penurunan berat badan
- Gangguan penglihatan
- Penyembuhan luka yang lama



Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus.
0 comments:
Post a Comment